Ide Content Marketing yang Populer untuk Pemasaran & Soft Selling

Pemasaran konten atau dikenal juga dengan sebutan content marketing menjadi salah satu cara yang banyak digunakan brand untuk memperkenalkan produk dan menjangkau calon pelanggan. Caranya pun semakin beragam. Tidak hanya melalui iklan, bisnis sekarang bisa menggunakan artikel, video, media sosial, podcast, hingga konten dari pelanggan untuk membangun hubungan dengan audiens.

Lalu, apa saja jenis pemasaran konten yang populer saat ini dan bisa digunakan untuk pemasaran maupun soft selling? Berikut beberapa bentuk konten yang dapat dipertimbangkan oleh bisnis.

1. Video Pendek untuk Menjangkau Audiens Lebih Luas

Video pendek menjadi salah satu format konten yang banyak digunakan di berbagai platform digital. Konten seperti ini bisa ditemukan di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts.

Durasi yang relatif singkat membuat video lebih mudah dikonsumsi ketika audiens sedang membuka media sosial. Brand juga bisa menyampaikan satu pesan utama tanpa harus membuat video yang terlalu panjang.

Contohnya, bisnis kuliner dapat membuat video proses pembuatan makanan, menampilkan menu andalan, atau membagikan tips memilih bahan makanan. Sementara itu, brand perawatan kulit bisa membuat konten edukasi mengenai cara menggunakan produk dengan benar.

2. Artikel Blog yang Informatif

Artikel blog masih menjadi salah satu bentuk pemasaran konten yang bermanfaat, terutama bagi bisnis yang ingin menjangkau calon pelanggan melalui mesin pencari.

Format ini memungkinkan brand membahas suatu topik secara lebih mendalam. Misalnya, perusahaan teknologi dapat membuat artikel tentang cara memilih perangkat yang sesuai kebutuhan. Brand di bidang properti juga bisa membahas hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah.

Artikel yang membahas pertanyaan umum calon pelanggan dapat membantu mereka mendapatkan informasi sebelum bertransaksi. Jika dioptimalkan dengan SEO, artikel tersebut juga berpeluang ditemukan oleh orang yang sedang mencari topik terkait melalui Google.

3. Konten Media Sosial yang Interaktif

Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk membagikan informasi produk. Brand juga bisa memanfaatkannya untuk membangun komunikasi dengan audiens.

Bentuk kontennya cukup beragam, mulai dari carousel, infografis, unggahan foto, polling, sampai sesi tanya jawab. Setiap format dapat digunakan sesuai dengan tujuan dan karakter audiens.

Misalnya, sebuah brand pakaian dapat membuat carousel tentang cara memadukan pakaian untuk berbagai kegiatan. Sementara itu, bisnis jasa bisa membagikan tips sederhana yang berkaitan dengan masalah pelanggan.

4. Konten Edukasi untuk Membangun Kepercayaan

Konten edukasi cocok digunakan oleh brand yang memiliki produk atau layanan yang membutuhkan penjelasan sebelum dibeli. Tujuannya adalah membantu audiens memahami suatu masalah dan mengetahui pilihan yang tersedia.

Konten edukasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk. Misalnya, video tutorial, panduan langkah demi langkah, infografis, artikel, atau sesi siaran langsung.

Sebagai contoh, perusahaan yang menawarkan layanan pemasaran digital bisa membahas perbedaan SEO dan iklan berbayar. \

5. Testimoni dan Konten dari Pelanggan

Pengalaman pelanggan sering menjadi pertimbangan sebelum seseorang memilih sebuah produk atau layanan. Karena itu, testimoni dan konten yang dibuat pelanggan atau user-generated content (UGC) juga banyak digunakan dalam pemasaran digital.

Bentuknya bisa berupa ulasan tertulis, video pengalaman menggunakan produk, foto pelanggan, atau cerita mengenai layanan yang diterima. Konten tersebut dapat membantu calon pelanggan memperoleh gambaran dari sudut pandang pengguna.

Sebagai contoh, brand perlengkapan rumah dapat membagikan video pelanggan yang menunjukkan cara menggunakan produknya.

Itulah beberapa jenis content marketing yang bisa coba Anda aplikasikan. Jika masih bingung, Anda bisa mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan IDEOWORKS yang merupakan salah satu agensi pemasaran digital terpercaya.