2 Gangguan Pencernaan Anak yang Sering Terjadi

0
73

Fakta berbicara bahwa, anak-anak terutama yang sedang dalam masa pertumbuhan, sangat rentan sekali terkena masalah pencernaan. Yang mana gangguan pencernaan anak ini disebabkan oleh saluran pencernaannya yang belum kuat. Sehingga dapat dengan mudahnya sistem pencernaan ini terganggu oleh berbagai hal. 

Namun tahukah mams, bahwa penyakit atau gangguan pencernaan anak ini ada banyak sekali jenisnya loh. Yang imbasnya beda masalah penceranaannya, tentu akan berbeda juga cara penanganannya. Itu sebabnya, mams juga perlu mengetahui setidaknya berbagai permasalahan pencernaan yang sering terjadi menimpa anak yang tengah dalam masa pertumbuhan.

Tanpa lama-lama lagi, berikut adalah berbagai gangguan pencernaan anak yang sering terjadi. Check this out !

  1. Konstipasi

Konstipasi atau sering juga dikenal dengan istilah sembelit, merupakan salah satu kondisi dimana si kecil kesulitan untuk buang air besar.

Adapun ciri dari anak yang terkena masalah konstipasi atau sembelit ini seperti anak sering mengejan sampai terasa sakit, tekstur tinja yang terlihat keras, sampai frekuensi buang air besar yang kurang dari 2 kali dalam seminggu.

Nah, bila si kecil terkena konstipasi, mams tidak perlu panik. Cara mengatasinya yang paling mudah adalah mams bisa mengajarkan si kecil untuk rutin buang air besar setiap hari atau istilahnya adalah toilet training.

Selain itu juga mams bisa rutin memberikan asupan serat dan NaCl, kepada si kecil agar bisa memperlancar saluran pencernaan. Namun bila masalah konstipasi ini tak kunjung selesai juga, mams bisa bawa segera si kecil ke dokter, untuk penanganan medis lebih lanjut. 

  1. Diare

Diare ini merupakan kebalikan dari konstipasi atau sembelit yang sudah dijelaskan di poin pertama. Yang mana diare ini merupakan salah satu masalah pencernaan yang menunjukan frekuensi buang air besar yang lebih banyak dalam satu hari, bisa sampai 3 kali sehari bahkan lebih dan tekstur tinjanya berbentuk cair.

Permasalahan diare ini sendiri sering diakibatkan karena berbagai hal, seperti alergi, keracunan makanan, infeksi virus, parasit, bakteri, toksin dan masih banyak lagi pemicu lainnya. Untuk penangannya dirumah, mams bisa memberikan oralit, suplemen zinc, dan juga ASI.